Kurang Produktif, Lini Depan PSM Masih Perlu Adaptasi

PSM Makassar menghadapi sedikit kendala jelang bergulirnya Liga 1 2017. Barisan lini depan masih butuh waktu lagi untuk beradaptasi agar bisa lebih maksimal saat kompetisi dimulai 15 April 2017.Tim kepelatihan PSM sampai saat ini belum terlalu mematangkan skema serangan Juku Eja. Terbukti, pada laga uji coba terbaru kontra Perseru Serui, tim tertua di Indonesia ini cuma mencetak dua gol. Masih terjadi banyak salah komunikasi di lini depan.Padahal pelatih PSM Robert Alberts sudah memainkan bomber andalan yakni Ferdinand Sinaga dan Reinaldo Elias da Costa. Serta dibantu pemain depan cepat yakni M Rahmat di sektor kiri dan Ridwan Tawainella di sisi kanan. Tapi, serangan mereka selalu gagal.Namun, dua gol PSM itu lahir melalui kerja sama. Seperti gol Ferdinand yang menerima umpan Reinaldo. Sementara gol kedua berkat aksi M Rahmat yang mengelabui pemain bertahan dan kiper lawan sebelum memberikan umpan ke Reinaldo. M Rahmat mengatakan, sejauh ini kerja sama lini depan PSM berjalan cukup lancar. Tapi, diakuinya masih butuh waktu lagi untuk adaptasi. “Tapi masih harus terus latihan supaya bisa lebih bagus lagi kerja samanya,” jelasnya.Bomber berusia 28 tahun itu mengaku masih harus mengetahui karakter Reinaldo yang disiapkan sebagai penyerang murni PSM. “Dia (Reinaldo) target man. Menunggu saja di depan gawang,” ungkapnya.Pada uji coba kontra Perseru Serui, PSM menggunakan formasi 4-4-1-1 dan 4-2-3-1. Skema ini diuji Robert guna mengetahui apakah bisa digunakan di kompetisi resmi. Terlebih, arsitek asal Belanda itu masih harus menentukan komposisi lini depan.Robert mengatakan belum terlalu mengasah skema lini depan PSM karena masih fokus membenahi lini belakang. “Nanti kami akan matangkan. Karena saat ini masih fokus lini belakang,” ujarnya. (mir)

istanbulescortlartr.org indotogel Sumber: Sindonews