Italia Kalah Dari Jerman Karena Hal Ini

Menurut Buffon, hal seperti itu sama sekali tidak bisa ditolerir meski Italia bermain dengan sejumlah pemain mudanya di Allianz Arena kemarin.
Ya, Italia memang dihajar 4-1 oleh Jerman dalam laga yang digelar di Munchen. Jerman bahkan bisa unggul empat gol lebih dahulu melalui Toni Kroos, Mario Gotze, Jonas Hector, dan penalti Mesut Ozil di 15 menit terakhir pertandingan. Italia beruntung memiliki Stephan El Shaarawy yang kemudian menciptakan gol hiburan yang setidaknya bisa membuat mereka tidak terlalu merana.
Dan bagi Buffon, kekalahan telak tersebut seharusnya tidak terjadi andai ia dan rekan setimnya tidak merasa puas lebih dahulu dari hasil melawan Spanyol. Beberapa hari sebelumnya Italia memang bermain sangat bagus saat bermain imbang kontra sang juara Eropa di Udine.
Euforia yang ada (atas hasil imbang melawan Spanyol) terlalu berlebihan, namun saya rasa skuad yang dimiliki Italia masih bagus. Kalian bisa lihat sendiri ketika laga berakhir kami masih bisa mendapatkan sesuatu (gol El Shaarawy). Saya tidak marah, namun hanya kecewa karena harus kalah dengan cara seperti ini, jelas Buffon.
Kekalahan tersebut tentunya sudah harus dijadikan pelajaran sendiri oleh pelatih Antonio Conte. Italia kini mengandalkan banyak nama muda yang memang secara emosi masih tidak stabil. Para pemain seperti Lorenzo Insigne, Matteo Darmian, maupun Alessandro Florenzi kini yang menjadi harapan Italia selain juga Federico Bernardeschi dan El Shaarawy.
Jika Conte bisa membenahi hal tersebut, bukan tidak mungkin Italia akan tampil mengejutkan di Euro 2016 nanti. Bisa lolos dari grup yang berat akan membuat peluang Italia menjadi lebih terbuka pada akhirnya.

istanbulescortlartr.org www sukamain com Sumber: Sidomi