Ini Rahasia Dibalik Konsistensi Performa Zlatan Ibrahimovic

Namun, pemain tua seperti dirinya tampak masih bermain layaknya pemain muda dan lebih hebat lagi karena ia masih bisa menjaga konsistensi permainannya. Salah satu buktinya adalah ketika ia selalu mencetak gol di tiga pertandingan resmi pertama bagi Manchester United musim ini.
United memang bisa dikatakan mendapatkan rejeki nomplok ketika sukses mendatangkan Ibrahimovic dari PSG. Sebagai tambahan, ia datang dengan bebas transfer yang artinya United tak perlu mengeluarkan biaya transfer, melainkan hanya untuk gaji sang pemain saja selama semusim ke depan.
Performanya saat ini sebenarnya tidak mengejutkan ketika musim lalu ia masih bisa bermain dengan sangat prima di PSG. Bahkan di usia seperti itu, Ibrahimovic mampu menjadi top skor di Liga Prancis dengan torehan 38 gol! Andai tak ada nama-nama seperti Luis Suarez, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, atau Neymar, maka boleh jadi Ibrahimovic sudah mendapatkan Sepatu Emas atau bahkan Ballon dOr nantinya.
Zlatan adalah pemain yang fantastis dan ketika ia baru berlatih, kami sadar bahwa ia akan sangat berguna. Pemain lainnya selalu mencontohnya dan Zlatan pun juga mencoba untuk menjadi lebih dekat dengan yang lain. Saya rasa apa yang ia raih saat ini adalah lebih karena kerja kerasnya. Kalian tentunya sudah sering melihat seorang pemain dengan talenta bagus namun jika mereka tidak bekerja keras maka semua akan berakhir percuma, ujar Jose Mourinho.
Dibalik performa apiknya saat ini, Ibrahimovic ternyata merekrut pelatih fisik PSG, Dario Fort, untuk mengurusi kondisi kebugarannya secara personal. Ibrahimovic juga dikabarkan tetap intens berkomunikasi dengan Rickard Dahan yang tak lain merupakan dokter Timnas Swedia. Memiliki dua orang seperti itu yang memantaunya secara personal tentu membantu Ibrahimovic tetap bugar dan terjaga kondisinya sampai saat ini.
Selain itu, Ibrahimovic juga mengakui bahwa dirinya kini lebih perhatian terhadap hal-hal kecil. Contohnya saja soal pemanasan sebelum bertanding. Jika masih muda lalu ia agak malas melakoni pemanasan, maka di usianya saat ini ia sudah tidak bisa bermain-main lagi dengan hal tersebut jika ingin bermain total di pertandingan.
Saya rasa ketika kamu masih berusia 15-20 tahun, kamu boleh-boleh saja melewati sesi pemanasan. Tapi ketika kamu bertambah tua, maka kamu harus melakukan itu untuk merasa lebih baik di lapangan. Dan sekarang saya berada di fase tersebut. Saya harus bekerja keras dan rajin melakukan pemanasan untuk bermain bagus, terang Ibrahimovic.

istanbulescortlartr.org Tips Bola Agen Taruhan Bola Online Sumber: Sidomi