De Olivera Jelaskan Alasan Tidak Pilih Greg Nwokolo Jadi Algojo

Gagalnya Madura United (MU) melaju ke semifinal Piala Presiden 2017 ditengarai karena kesalahan pelatih Gomes de Olivera saat menentukan algojo. Nakhoda asal Brasil itu tidak memilih Greg Nwokolo sebagai salah satu eksekutor.MU tersingkir dari laga pra-musim itu secara menyakitkan. Meski bisa menahan Pusamania Borneo 0-0 selama waktu reguler di stadion Manahan, Sabtu (25/2/2017), Laskar Sape Kerrab harus kalah 4-5 saat adu penalti.(Baca juga:Singkirkan MU, Pusamania Tantang Persib di Semifinal)Klub asal Bangkalan itu harus angkat koper lantaran Fachrudin W Ariyanto yang jadi penendang kelima gagal melaksanakan tugasnya. Sepakan pemain berusia 28 tahun yang berposisi sebagai bek itu bisa dimentahkan kiper Wawan Hendrawan.Kekalahan ini harusnya tidak akan terjadi jika De Olivera menunjuk Greg yang notabene sebagai penyerang. Tapi, bekas arsitek Persiram Raja Ampat itu mengaku punya alasan mengapa mengambil keputusan ini. Meski ikut tampil melawan Pusamania, De Olivera mengklaim Greg tidak dalam kondisi jadi algojo lantaran kurang fit. Bomber berusia 31 tahun itu juga sudah memintanya memilih pemain yang lebih bugar.Greg Nwokolo tidak dimasukkan dalam eksekutor (saat adu penalti melawan Pusamania Borneo) karena dia mengalami sakit. Karena itu, kami harus cari yang paling fit, jelas De Olivera.Alasan De Olivera ada benarnya. Soalnya, Greg mengalami cedera paha kiri yang terlihat cukup menyakitkan. Diharapkan cedera mantan ujung tombak Persija Jakarta itu tidak terlalu parah. (mir)

istanbulescortlartr.org agen bola Sumber: Sindonews