Saga Transfer Sterling Berujung Status Pemain Termahal

VIVA.co.id – Sekian lama menjadi teka-teki, masa depan Raheem Sterling kini terjawab. Winger belia Inggris itu resmi dilepas Liverpool ke Manchester City. Sempat dua kali menolak tawaran buat Sterling, The Reds pun menyerah. Mereka tak kuasa menolak pundi-pundi berlimpah, £49 juta, yang disodorkan The Citizens. “Liverpool Football Club mengkonfirmasi bahwa Raheem Sterling telah melengkapi segalanya untuk ditransfer ke Manchester City,” tulis Liverpool dalam pengumuman di situs resminya. “Pemain berusia 20 tahun itu meninggalkan Anfield setelah tampil dalam 129 laga dengan sumbangsih 23 gol. Semoga Raheem baik-baik,” tambah mereka. Bagi ManCity, Sterling merupakan pembelian perdana mereka pada bursa transfer musim panas ini. Sedangkan buat pemain pribadi, kepindahan ke Etihad Stadium membuatnya kini tercatat sebagai pemain asal Inggris termahal sepanjang sejarah. Alasan Sterling dan sambutan ManCity Sebelum terealsasi, transfer Sterling sempat menimbulkan kebingungan. Si pemain tak jelas menentukan sikap. Dia berkali-kali menolak tawaran perpanjangan kontrak sehingga membuat sejumlah pihak gusar. Ada yang sampau tega menuding Sterling pemain mata duitan. Dia dinilai sengaja ingin hijrah demi mendapatkan gaji fantastis. Sterling pun kini menjawab segala dugaan terhadapnya. Dia membeberkan alasan utama mau menerima pinangan tim satu kota Manchester United itu. “Hal yang membuat saya semangat adalah skuad kelas dunia yang kami miliki dan sadar kalau tim ini bisa meraih gelar juara setiap tahun,” ungkap Sterling dalam wawancara dengan situs resmi City. “Semakin banyak pemain berkualitas di sekitar Anda, semakin berkualitas juga permainan Anda. Jadi saya tidak sabar untuk mulai bermain bersama mereka,” tambahnya. Sedangkan manajer Manuel Pellegrini menyambut hangat kedatangan Sterling. Pria asal Chile itu percaya, sang pemain akan mampu memuaskan keinginan fans. “Raheem Sterling adalah salah satu gelandang serang terbaik di dunia sepakbola. Dia pemain muda dengan kualitas luar biasa,” ujar Pellegrini. “Saya yakin fans Manchester City sangat antusias untuk melihat aksinya untuk tim ini,” ia menambahkan. Nasib Liverpool sepeninggal Sterling Setelah musim lalu kehilangan Luis Suarez yang memilih pindah ke Barcelona, sekarang Liverpool kembali ditinggal penggawa pilarnya. Sterling yang sepanjang musim kemarin menjadi andalan untuk mengacak-acak pertahan lawan sudah menjadi milik ManCity. Meski demikian, beberapa pemain tetap berpandangan kalau kepindahan Sterling tidak akan memberikan perubahan signifikan bagi Liverpool. Lucas Leiva adalah salah satunya. Gelandang asal Brasil ini melihat jika hijrahnya Sterling tidak memiliki efek separah ketika ditinggal Suarez. “Saya pikir kami bisa hidup setelah kehilangan Sterling, lebih mudah dari yang kami lakukan ketika Suarez pergi. Sterling adalah pemain muda, baru berusia 20 tahun dan harus berkembang,” ujar Lucas. “Tentu saja Sterling sangat penting bagi kami dalam dua musim. Tapi Suarez adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini dan ia telah menunjukkan bersama kami,” tuturnya. Sementara pemain lain, Adam Lallana menyatakan Liverpool sudah langsung menemukan pengganti pascakepergian Sterling. Sosok yang dimaksud adalah penyerang Belgia, Divock Origi. “Saya pikir Origi sempurna. Anda bisa lihat pergerakannya dan yang membuat saya senang adalah kegigihannya. Dia terus tampil positif dan dia juga bagus di udara,” kata Lallana.

Sumber: VivaNews