POLEMIK RSIS Yarsis Klaim Kantongi Rekomendasi Dinkes

Polemik RSIS belum berujung. Terbaru Yarsis mengklaim mengantongi surat rekomendasi dari Dinkes. Solopos.com, SUKOHARJO — Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) telah mengantongi surat rekomendasi perpanjangan izin operasional dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo. Dengan surat rekomendasi itu, Yarsis mengklaim sebagai satu-satunya yayasan yang sah untuk mengelola Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS). Dalam surat rekomendasi yang diterima Solopos.com itu menjelaskan Tim Perizinan Upaya Pelayanan Kesehatan, Dinkes Sukoharjo, telah memeriksa berkas administrasi dan berkunjung ke RS. Yarsis. Adapun berita acara pemeriksaan dibuat pada 7 Oktober 2014 lalu. Surat rekomendasi yang ditandatangani Kepala Dinkes Sukoharjo, Guntur Subyantoro, itu menjelaskan bila Yarsis bisa dipertimbangkan mendapat izin operasional rumah sakit umum kelas B. Rekomendasi itu diterbitkan sebagai pelengkap permohonan izin operasional rumah sakit ke Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinkes Jawa Tengah. “Dengan turunnya surat rekomendasi itu, kami adalah yayasan yang sah untuk mengelola rumah sakit,” tegas anggota Pembina Yarsis, Syafruddin, kepada Solopos.com , Minggu (18/1/2015). Syafruddin juga menegaskan tidak ada dua yayasan yang akan mengelola satu RS. Dia menilai Yayasan Wakaf Rumah Sakit Islam Surakarta (YWARSIS) bukanlah pengganti Yarsis. Dia menuding pendirian YWARSIS itu tidak prosedural dan tidak beretika. “Jika ingin mendirikan yayasan baru, mestinya izin ke yayasan lama [Yarsis] yang telah berdiri sejak 1970. Alur berpikirnya dan tata kramanya mestinya begitu. Ini tahu-tahu berdiri yayasan wakaf [YWARSIS]. Seolah-olah yayasan yang baru berdiri November 2014 itu menggantikan Yarsis sebagai pengelola rumah sakit,” jelasnya. Hingga berita ini diturunkan, Ketua Pembina YWARSIS, HM Djufrie, belum bisa dimintai konfirmasi. Saat Solopos.com menghubungi nomor teleponnya, yang bersangkutan mengaku masih berada di jalan. Saat Solopos.com mengirimkan pesan pendek juga belum ada jawaban lowongan kerja lowongan kerja Toko Solopos.com, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos