Kurs Rupiah Dibuka Menguat Tipis 6 Poin

Kurs rupiah hari ini dibuka menguat tipis 6 poin ke Rp13.236/US$. Solopos.com, SOLO — Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis 0,05% atau 6 poin ke Rp13.236/US$ pada perdagangan hari ini, Jumat (26/8/2016). Sebelumnya, nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan Kamis (25/8/2016). Rupiah berakhir terapresiasi tipis 10 poin atau 0,08% di level Rp13.242/US$ setelah diperdagangkan pada kisaran Rp13.226 – Rp13.284/US$. Pelemahan rupiah menipis menjelang akhir perdagangan hingga akhirnya mampu berbalik menguat di akhir perdagangan. Penguatan rupiah ini terjadi menyusul melemahnya indeks dolar AS setelah investor menunggu tanda-tanda kejelasan mengenaik suku bunga acuan AS pada pidato Gubernur Federal Reserve Janet Yellen pada pertemuan di Jackson Hole, Wyoming, Jumat. Seperti dikutip dari Bloomberg , US dollar indeks menghentikan reli penguatan dalam empat hari terakhir yang sebelumnya dipicu oleh komentar hawkish dari pejabat The Fed. Indeks dolar AS terpantau melemah 0,14% atau 0,13 poin ke level 94,65 pada pukul 15.59 WIB Selain rupiah, seluruh mata uang di Asia Tenggara bergerak menguat. Dolar Singapura terpantau menguat 0,14%, ringgit Malaysia naik 0,43%, baht Thailand menguat 0,22%, sedangkan peso Filipina terapresiasi 0,31%. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan pertemuan bank sentral di Jackson Hole menjadi sentimen utama gerak mata uang. Seperti diketahui Gubernur Federal Reserve Janet Yellen menyampaikan pidatonya pada Jumat ini. “Biasanya menjelang rapat banyak sentimen dan spekulasi. Namun mendekati hari H, pelaku pasar punya persepsi yang mereka yakini benar. Pelaku pasar mulai mencermati sikap Fed. Menedekati hari H, pelaku pasar mulai mencoba bersikap rasional. (Pelaku pasar saat ini mulai memperkirakan) sepertinya Fed belum akan menaikkan suku bunga,” kata Reza Priyambada saat dihubungi Kamis (25/8/2016). lowongan kerja lowongan kerja Toko Solopos.com, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos