2002: Wasit Kontroversial Byron Moreno Mengundurkan Diri

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada hari ini 14 tahun yang lalu atau tepatnya pada 8 November 2002, wasit kontroversial asal Ekuador Byron Moreno mengundurkan diri sebagai pengadil lapangan. Keputusan itu diambil setelah dia dicoret dari daftar wasit FIFA akibat dinilai membuat kesalahan fatal dalam memimpin pertandingan. Kesalahan fatal yang membuatnya “terkenal” adalah ketika memimpin pertandingan Italia vs Korea Selatan di Piala Dunia 2002. Beberapa keputusan kontroversial mengiringinya dalam laga di fase babak 16 besar tersebut. Baca juga 1912: Debut Hebat Hugo Meisl sebagai Pelatih Austria 1995: Berakhirnya Kebersamaan Legenda Inggris dengan Republik Irlandia 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Moreno memimpin pertandingan yang berjalan selama 117 menit itu dengan cara yang sangat buruk. Ia memulainya dengan menghadiahi Korsel penalti pada menit kelima. Padahal tak ada kontak serius yang terjadi sebagai penyebab. Untungnya penalti itu tak sampai berbuah gol, berkat aksi Gianluigi Buffon. Moreno kemudian melanjutkannya dengan membiarkan Korsel bermain kasar. Inisden tendangan ke kepala Maldini oleh Sang-Chul Yoo, sikutan telak Jin-Cheul Choi pada wajah Del Piero, dan tekel keras dari arah belakang yang dilakukan Nam-Il-Kim terhadap Gianluca Zambrotta, tak satu pun yang dinilai sebagai pelanggaran oleh sang pengadil laga. Pada babak perpanjangan waktu, aksi Moreno mencapai puncaknya. Ia menganulir gol on-side Damiano Tommasi dan yang paling melegenda adalah ketika dirinya menuduh Francesco Totti melakukan diving di kotak penalti, pada ment ke-103. Padahal tayangan ulang memperlihatkan jika Er Pupone memang dilanggar keras oleh Tae-Young Kim. Pangeran Roma itu kemudian mendapat kartu kuning kedua dan Italia yang bermain dengan sepuluh orang akhirnya kalah 1-2 oleh golden goal Ahn Jung-Hwan pada menit ke-117. (Momen saat Moreno memberikan kartu merah kepada Totti. Foto: AFP) Kontroversi itu awalnya memang belum menggoyahkan posisi Moreno. Akan tetapi, ia kemudian melakukan kesalahan fatal sehingga FIFA mencoretnya dari daftar wasit internasional. Kesalahan besar dilakukan Moreno saat memimpin pertandingan kompetisi lokal negaranya, Ekuador, antara Barcelona de Guayaquil dan Deportivo Liga de Quito. Dia memutuskan penambahan waktu sampai 13 menit, padahal awalnya ia dan wasit cadangan sepakan enam menit. Saat itu Barcelona unggul 3-2 sampai menit ke-90. Dalam masa injury time Deportivo mencetak dua gol pada menit ke-98 dan 101 untuk berbalik unggul 4-3. Kesalahan makin bertumpuk karena dalam laporan pertandingan, ia menuliskan dua gol Deportivo itu terjadi pada menit ke-89 dan 90. Akibatnya, komite wasit Ekuador menghukumnya tidak boleh tampil dalam 20 pertandingan. Semua kontroversi itu sudah cukup bagi FIFA mencoret wasit yang terkenal dengan “mata malas” itu untuk tak lagi sebagai wasit internasional. Akhirnya, ia memutuskan mundur. (media indonesia) (ASM)

Sumber: MetroTVNews