Pascagempa, Sumur di Pidie Jaya Keruh dan Berlumpur

Meureudu, Aceh – Pascagempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (7/12), kondisi sumur berubah menjadi keruh dan berlumpur, sehingga tidak layak konsumsi. “Sebelumnya tidak terlihat, bahkan kondisi air sumur bagus dan layak untuk dikonsumsi. Akan tetapi sekarang telah berubah dan tidak bisa dimanfaatkan lagi,” kata Sekretaris Desa Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Fauzi M Daud di Meureudu, Minggu (11/12). Ia berharap agar pemerintah memberi perhatian terhadap permasalahan air tersebut. Sehingga jika warga kembali ke rumah dari tempat pengungsian, kebutuhan air bersih dapat dipenuhi. “Kami mengharapkan, agar persoalan ini dapat menjadi perhatian, karena sumur warga umumnya sudah tidak layak dimanfaatkan pascagempa besar kemarin,” ungkap dia. Dia mengatakan, warga desa terpaksa mengungsi karena tidak memungkinkan tinggal di rumah. Apalagi kondisi rumah banyak retak. Sementara salah seorang pengungsi di lokasi Masjid Tuha, Fatimah, mengatakan, dirinya tinggal di pengungsian. Namun sesekali, anggota keluarganya pulang untuk menjenguk rumah. /WBP

Sumber: BeritaSatu