Persib Bidik Clean Sheet Tiga Kali Beruntun

Metrotvnews.com, Bandung: Pertahanan Persib Bandung akan kembali diuji kala menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Sabtu 19 November malam besok. Pasalnya, pertahanan Maung Bandung akan meladeni salah satu striker tersubur di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Adalah Marcel Silva Sacramento, bomber milik Kabau Sirah ini sudah menorehkan 17 gol hingga memasuki pekan ke-27. Jumlah tersebut hanya berselisih satu gol dari pemuncak top skor sementara yakni Alberto Goncalves dengan torehan 18 gol. Baca juga Persija Jakarta, Klub dengan Denda Terbesar di TSC 2016 Ketemu di Final, PSS dan PSCS Optimistis Juara Persipura Juarai Indonesia Soccer Championship 2016 Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Pertahanan Maung Bandung sendiri dalam dua laga terakhir tampil gemilang dengan mencatatkan clean sheet masing-masing saat menghadapi Persija Jakarta 0-0 dan Persipura Jayapura 2-0. Padahal, dua klub tersebut pun memiliki bomber yang haus gol sebut saja di Persija ada Imanuel Pacho Kemogne dan dari Persipura terdapat Edwar Wilson Junior. Baca : Djanur: Berapa pun Skornya yang Penting Menang Namun pertahanan Persib dengan pola empat pemain belakang sejajar yakni Vladimir Vujovic, Diogo Ferreira, Jajang Sukmara dan Tony Sucipto masih mampu menahan gempuran para striker haus gol tersebut. Ujian bagi pertahanan Persib pun masih berlanjut. Bahkan ancaman serius siap menghinggapi Tony Sucipto Cs tatkala menahan gempuran dari ujung tombak Semen Padang serta permainan cepat dari kedua sayap asuhan dari pelatih Nil Maizar. “Marcel memang bagus, bisa memanfaatkan sekecil peluang menjadi gol. Tapi beberapa pertandingan kemarin kita bisa clean sheet. Kenapa tidak bisa kita pertahankan (lawan Semen Padang),” kata Tony saat konfrensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (18/11/2016). Diakui Tony, bukan hal baru baginya untuk meladeni para striker haus gol serta pemain yang mempunyai kecepatan. Konsentrasi dikatakan Tony menjadi kunci agar bisa menghadang gempuran serangan dari lawan. “Yang pasti kita harus berkonsentrasi penuh jangan sampai lengah. Itu kuncinya,” kata Tony. Baca : Jumpa Persib Bandung, Semen Padang Minus Empat Pilar Andalan Selain itu, komunikasi antar pemain pun sangat penting untuk menggalang organisasi pertahanan yang kokoh. Hal itu diakui Tony cukup ampuh saat meladeni permainan cepat dari para pemain Persipura. “Persipura juga kan dengan beberapa pemain yang berbahaya seperti Edward, Pahabol dan Kayame. Tapi kalau organisasi kita rapi kita bisa,” urainya. Hal senada pun diungkapkan pelatih Djadjang Nurdjaman. Ia percaya Tony dan kolega bisa kembali menjalankan tugasnya untuk mengawal lini pertahanan terutama gawang Persib agar tetap perawan. “Saya percaya sama pemain. Apalagi Tony pas lawan Persipura mampu mengimbangi kecepatan Pahabol dan bikin kesulitan dia untuk bergerak,” tutur Djanur. Video: Irfan Bachdim, Cedera, dan Timnas Indonesia (ASM)

Sumber: MetroTVNews