Sriwijaya FC Juara LSI U-21

, Palembang – Ponaryo Astaman dan kawan-kawan dipastikan gagal membawa Sriwijaya Football Club (SFC) mempertahankan gelar juara kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2012/2013. Kepastian ini didapat setelah dalam beberapa laga terakhir ini SFC mengalami kekalahan telak. Namun, pada bagian yunior, tim SFC U-21 besutan Subangkit menjadi jawara LSI U-21 musim ini. Para suporter SFC pun menyambut gembira sukses tim SFC U-21 itu. Mereka menyebut gelar juara persembahan SFC U-21 itu sebagai obat penenang segenap keluarga besar SFC dan suporternya. “(Gelar) itu men jadi pelipur lara bagi kami pencinta Sriwijaya,” kata Deddy Pranata, salah seorang pendiri dan ketua kelompok suporter Singamania di Palembang, Senin, 9 September 2013. Ditemui menjelang arak-arakan trofi LSI U-21, Deddy menjelaskan, tim senior sudah pasti gagal mempertahankan gelar juara. Posisi klub berjulukan laskar Wong Kito itu semakin jauh dari puncak klasemen. Trofi juara SFC U-21 tersebut diarak keliling Kota Palembang, Senin. Tim SFC U-21 merebut trofi juara dengan menundukkan Mitra Kukar pada babak final LSI U-21 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu lalu. Kemenangan ini berkat permainan apik anak asuh Subangkit. Gol kemenangan SFC U-21 itu dicetak Alan Marta pada menit ke-3 dan Novri Setiawan menit ke-57. Sedangkan gol balasan Mitra Kukar dilesakkan Arpani pada menit ke-2. “Kami berhasil menjadi juara, ” kata Presiden Klub SFC Dodi Reza Alex. Dodi pun bangga karena selain menjadi juara, SFC U-21 juga menyumbangkan seorang pemain asli Sumatera Selatan, Rizky Dwi Ramadhan, menjadi top scorer . Rizky mencetak sembilan gol sekaligus dipilih menjadi pemain terbaik dalam ajang tahunan para pemain muda klub LSI itu. Rizky berhak atas hadiah Rp 30 juta. Menurut Dodi, keberhasilan pada bagian yunior itu sangat penting untuk menjamin kelangsungan regenerasi pemain di klubnya. “P emain-pemain muda sudah siap tampil untuk menggantikan senior mereka.” Sebagai juara LSI U-21, Sriwijaya FC berhak atas uang pembinaan Rp 200 juta, runner-up I Mitra Kukar meraih hadiah Rp 150 juta, dan runner-up II Persipura kebagian Rp 100 juta. Adapun tim Persija Jakarta pada urutan ketiga menerima Rp 50 juta. Menurut Doddi, uang tersebut akan diserahkan langsung kepada pelatih dan pemain untuk menyemangati mereka meneruskan tradisi sebagai pemenang. Pelatih U-21, Subangkit, pun mengaku bangga dapat mempersembahkan gelar juara. Dia akan berusaha mempertahan gelar tersebut pada musim-musim selanjutnya. Dia menilai peserta yang berlaga juga memiliki keterampilan merata sehingga kemenangan tersebut merupakan hasil perjuangan yang berat. “S emuanya memiliki kemampuan yang baik sehingga menghasilkan juara sejati.” PARLIZA HENDRAWAN Terhangat: Tabrakan Anak Ahmad Dhani| Jokowi Capres?| Miss World| Penerimaan CPNS Suriah Mencekam Berita Terpopuler: Bagaimana Dul Mengendarai Mobil? Ini Kata Temannya Tabrakan Jagorawi, Ada Catatan Fisika di Mobil Dul Pesan Terakhir Salah Satu Korban Tabrakan Jagorawi Kronologi Tabrakan Jagorawi Melibatkan Anak Dhani 2 Tweet Ahmad Dhani Setelah Tabrakan Jagorawi

Sumber: Tempo.co