Kisah Indah Ranieri Bersama Leicester Berakhir di 81 Laga

Perjalanan manajer yang musim lalu mengantarkan The Foxes julukan Leicester City sebagai juara Liga Inggris untuk pertama kalinya itu, harus terhenti di angka 81 laga bersama Jamie Vardy dan kawan-kawan.
Leicester mengeluarkan pernyataan lewat laman resminya pada Jumat (24/2/2017) dini hari WIB. Pernyataan itu menyebutkan bahwa kerja sama antara Ranieri dan klub telah berakhir. Pasalnya, tim yang bermarkas di King Power Stadium itu tak menunjukkan peningkatan.
Tercatat, dalam lima kekalahan terakhir di Liga Inggris, Leicester terbilang mandul. Terakhir mereka menjebol gawang lawan saat menghadapi West Ham pada 31 Desember 2016.
Magis Ranieri seakan lenyap, tim dengan status juara bertahan itu bergelut dengan jurang degradasi. Hingga pekan ke-25, Leicester tertanam di peringkat ke-17 dengan 21 poin. Tak hanya itu, mereka juga tersingkir di Piala FA dan terbaru tim asuhan Ranieri takluk di kandang Sevilla pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Sejak ditunjuk sebagai juru taktik Leicester pada 13 Juli 2015, Ranieri sudah mempersembahkan 36 kemenangan, 21 seri, dan 24 kekalahan dengan total 81 pertandingan. Arsitek yang kerap menggunakan formasi 4-4-2 itu juga memproduksi 123 gol.
Untuk sementara ini, Leicester memercayakan dapuk kepemimpinan tim kepada Assistant Manager Craig Shakespeare dan First Team Coach Mike Stowell. Kabar terakhir, usai duel kontra Liverpool pada Selasa 28 Februari 2017, manajer baru akan melatih Jamie Vardy dan kolega.

istanbulescortlartr.org Tips Bola Agen Taruhan Bola Online Sumber: Okezone