Tambah Stok Penyerang, Timnas Panggil Titus Bonai

, Jakarta – Penyerang Semen Padang, Titus Bonai, bakal dipanggil untuk menambah stok penyerang tim nasional yang akan berlaga di babak kualifikasi Piala Asia. “Hari ini kami akan kirim surat panggilan resmi kepada klub mereka,” kata Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, Jumat, 25 Januari 2013. Keputusan pemanggilan Titus cukup mengejutkan. Sebab, bekas penyerang Persipura Jayapura itu dikenal kerap bertindak indisipliner. Misalnya saja, saat pelatnas jelang Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara 2012 lalu. Saat hendak berangkat ke Vietnam untuk uji coba, Titus mendadak hilang. Akibat tindakan itu, Titus dicoret dari timnas Piala AFF. Namun, Bob beralasan pemanggilan Titus kali ini penting untuk menunjang kinerja lini depan timnas. Saat ini tim asuhan Nil Maizar memang kekurangan stok penyerang. Hanya duet penyerang muda, Mario Aibekop dan Agung Supriyanto yang tersedia. Adapun penyerang lain absen karena beragam alasan. Selain Titus, PSSI juga berencana memanggil dua pemain lain yang sama-sama berasal dari Semen Padang, yaitu Nur Iskandar dan Yoshua Pahabol. “Saya yakin klub akan mengizinkan mereka untuk bergabung. Jarak Padang dengan Medan, kan, tidak begitu jauh,” kata Bob yakin menjawab kemungkinan Semen Padang melepas ketiga pemainnya. Adapun Asisten Pelatih Timnas, Fabio Oliveira, belum mengetahui rencana pemanggilan Titus Bonai dan dua pemain lain tersebut. Namun, ia mengaku senang jika hal itu benar-benar terealisasi. “Selama ini masalah utama timnas adalah di lini depan. Skema serangan balik tidak berjalan maksimal karena penyerang yang ada belum tajam. Jika ada tambahan tentu saya sambut mereka karena bisa menjadi kekuatan baru,” kata Fabio. Timnas dalam kualifikasi Piala Asia tergabung di grup berat bersama Irak, Cina, dan Arab Saudi. Untuk bisa lolos ke Piala Asia 2015 di Australia, timnas minimal harus berada di posisi dua teratas di klasemen akhir. Skuad Garuda terakhir kali berlaga di Piala Asia pada 2007 lalu saat menjadi tuan rumah. ARIE FIRDAUS

Sumber: Tempo.co