Suthan Digeledah, Demokrat Tertampar

RIMANEWS-Penggeledahan yang dilakukan KPK di ruang kerja dan rumah Suthan Bhatoegana merupakan pukulan telak bagi Demokrat. Direktur Eksekutif Nurjaman Center For Indonesia Democracy, Jajat Nurjaman mengatakan, penggeledahan terhadap ruang kerja Suthan Batoegana dan Tri Yulianto semakin membuat Demokrat tenggelam sebelum pemilu. “Banyaknya kader yang terjerat kasus korupsi semakin menunjukan jika partai Demokrat adalah partai yang gagal dalam membina kadernya, akibat dari itu maka pantas jika Demokrat mendapat predikat partai korup“. Jajat menambahkan, jika dugaan keterlibatan Sutan Bathoegana dan Tri Yulianto dalam kasus suap SKK migas terbukti, maka dapat dipastikan Demokrat akan semakin sulit bersaing dalam pemilu nanti, walaupun status demokrat adalah partai penguasa. “Waktu pemilu yang semakin dekat tidak akan memberikan waktu yang cukup kepada Demokrat untuk melakukan perbaikan. Sebaiknya Demokrat segera melakukan langkah cepat, dengan membantu KPK menghilangkan kasus korupsi yang ada di jajaran pengurusnya”, tutup jajat. Baca Juga KPK Periksa Politisi PDIP dan Demokrat Terkait Korupsi e-KTP Demokrat: Tak perlu menyindir kebijakan masa lalu Saipul Jamil tersangka suap Kapolri Sering Tidak Tahu Anak Buahnya Dipanggil KPK atau Pengadilan KPK Banding Atas Vonis Terhadap Panitera PN Jakpus Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Polhukam , Demokrat , KPK , Suthan Bhatoegana , Polhukam , Demokrat , KPK , Suthan Bhatoegana , Polhukam , Demokrat , KPK , Suthan Bhatoegana

Sumber: RimaNews