Persisam Minta Polisi Usut Pelempar Mercon Roket

, Samarinda – Manajemen Persisam Putra Samarinda, Kalimantan Timur, mengecam aksi penonton yang melempar petasan roket hingga membuat kaki pemain belakang Persiba Balikpapan, Iqbal Samad, berlubang. Manajemen meminta polisi menyelidiki dan menangkap pelaku pelempar mercon jenis roket sesaat laga derby di Stadion Segiri, Samarinda, usai. “Ulah penonton ini sangat mencederai Persisam. Kami minta polisi menangkap pelaku,” kata Harbiansyah Hanafiah, Presiden Direktur PT Persisam Putra Samarinda, Jumat, 25 Mei 2012. Ia menilai ulah penonton ini tak lebih dari seorang penjahat. Dengan mengarahkan mercon roket dan melukai pemain sama saja mematikan sumber pendapatan keluarganya. Akibat ulah penonton ini manajemen harus bertanggungjawab. Terlebih lagi panitia, menurut Komisaris Utama PT Liga Indonesia yang mengelola Liga Super Indonesia ini akan terkena sanksi. “Saya sangat malu. Pejabat PT LI nonton pertandingan kemarin. Saya yakin polisi tak sulit menangkap pelakunya,” kata Harbiansyah. Harbiansyah mengaku telah menjenguk Iqbal Samad yang dirawat di RS Haji Darjat Samarinda. Menurutnya Iqbal Samad mengalami luka bakar di betis, bawah lututnya. Iqbal menurut Harbiansyah dipastikan absen sampai proses penyembuhan usai.”Saya lihat sendiri lukanya, untung saja tulangnya tak hancur. Kalau hancur bisa cacat seumur hidup,” katanya. Harbiansyah hingga kini mengaku belum mengetahui identitas pelaku. Namun yang pasti mercon datang dari tribun penonton dari sebelah utara. “Belum tahu apakah Pusamania atau penonton, yang pasti datangnya dri kursi penonton,” ujarnya. Peristiwa ini terjadi seusai pertandingan antara Persisam Putra Samarinda melawan Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga Super Indonesia. Sampai akhir pertandingan tuan rumah takluk 0-1 dari Persiba. Para pemain Persiba yang belum masuk ke ruang ganti dikejutkan dengan serangan roket mercon dari kursi penonton. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di situs jejaring sosial Twitter. Tanda pagar #prayforIqbalSamad pun banyak mendapat tanggapan. Rata-rata mereka mengecam aksi brutal penonton tersebut. FIRMAN HIDAYAT|JULI

Sumber: Tempo.co